Penggemar camilan manis tentu sudah tidak asing lagi dengan marshmallow. Camilan ini memiliki daya tarik yang sulit ditolak berkat aroma manis dan sensasi melt-in-your-mouth yang khas.
Komposisi marshmallow ternyata tidak sesederhana kelihatannya, lo. Ada beberapa bahan utama dan tambahan yang berperan penting dalam rasa, tekstur, dan tentu saja aspek keamanannya untuk dikonsumsi.
Jika kamu penasaran marshmallow terbuat dari apa, yuk simak kandungan yang membentuk tekstur fluffy khasnya berikut ini.
Sejarah Singkat Marshmallow
Marshmallow merupakan camilan manis dengan tekstur yang lembut. Camilan menyerupai “spons” ini pada dasarnya dibuat dari tiga bahan utama, yaitu gula, air, dan gelatin.
Nama marshmallow sendiri ternyata berasal dari tanaman mallow atau Althaea officinalis yang tumbuh di kawasan Eropa, Asia, hingga Afrika Utara.
Perjalanan marshmallow sebagai camilan populer dimulai di Prancis pada era 1800-an. Saat itu, marshmallow dikenal dengan sebutan pâte de Guimauve. Bentuk awalnya mirip permen yang dibuat dari campuran putih telur, gula, air, serta sari akar kering tanaman mallow yang dikocok hingga mengembang.
Memasuki tahun 1900-an, teknik pembuatan marshmallow menggunakan cetakan mulai diperkenalkan. Inovasi ini membuka jalan bagi produksi massal marshmallow yang pertama kali berkembang pesat di Amerika Serikat.
Menariknya, Ligonier di Noble County, Indiana, bahkan dinobatkan sebagai ibu kota marshmallow dunia. Tidak hanya itu, setiap tanggal 30 Agustus, masyarakat Amerika juga merayakan National Toasted Marshmallow Day atau Hari Marshmallow Panggang Nasional.
Pada mulanya, proses pembuatan marshmallow terbilang rumit dan bisa memakan waktu hingga dua hari. Demi efisiensi produksi, pembuat marshmallow kemudian mengganti ekstrak tanaman tersebut dengan gelatin yang lebih praktis dan stabil.
Karena itu, marshmallow modern yang kita kenal saat ini sudah tidak lagi menggunakan tanaman marshmallow sebagai bahan dasarnya, meski tetap mempertahankan tekstur lembut dan fluffy khasnya.
Marshmallow termasuk dalam kategori camilan manis olahan yang umumnya dikonsumsi sebagai pelengkap atau treat sesekali. Kamu bisa menikmati marshmallow secara langsung atau menambahkannya ke berbagai dessert sebagai pelengkap camilan agar semakin nikmat.
Komposisi Marshmallow yang Membentuk Tekstur Fluffy
Secara umum, marshmallow terbuat dari campuran bahan-bahan berikut:
- Gula sebagai pemanis utama
- Sirup jagung untuk mencegah kristalisasi serta memberikan kelembutan
- Gelatin, yaitu bahan pengental untuk memberikan tekstur kenyal pada marshmallow
- Air untuk melarutkan gula dan gelatin
- Pewarna dan perisa, seperti vanila, stroberi, atau berbagai rasa buah lainnya untuk memperkaya rasa dan tampilan
Gelatin merupakan salah satu bahan utama dalam marshmallow yang kerap diperhatikan dari aspek kehalalannya, mengingat perannya yang sangat vital. Selain membantu menjaga kestabilan rasa dan gula, gelatin juga berkontribusi pada tekstur kenyal dan lengket yang khas di setiap gigitan marshmallow.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan sumber gelatin yang digunakan dalam sebuah produk. ChompChomp menggunakan gelatin sapi yang telah tersertifikasi halal, sehingga kamu dapat menikmati marshmallow dengan rasa, tekstur, dan berkualitas tanpa rasa khawatir.
Jika kamu memperhatikan aspek kehalalan suatu produk, jangan lupa perhatikan sumber gelatin yang digunakan serta memastikan produk memiliki sertifikasi halal yang jelas, ya.
Cara Memilih Marshmallow yang Aman Dikonsumsi dan Sesuai Kebutuhan
Sebelum mengonsumsi marshmallow, penting untuk memperhatikan kejelasan bahan dan informasi pada kemasan agar produk yang dipilih tetap aman dikonsumsi.
1. Kenali Label dan Daftar Bahan
Langkah pertama dalam memilih marshmallow adalah membaca label dan daftar bahan dengan teliti. Perhatikan komposisi utama yang digunakan serta pastikan informasi yang tercantum jelas dan mudah dipahami. Produk dengan daftar bahan yang transparan umumnya menunjukkan komitmen produsen terhadap kualitas dan keamanan.
2. Cek Sertifikasi Keamanan dan Kehalalan Produk
Bagi konsumen yang memperhatikan aspek kehalalan, keberadaan sertifikasi halal menjadi hal penting. Pilih marshmallow yang telah mengantongi sertifikasi halal resmi dari BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal).
Informasi ini biasanya tercantum pada kemasan dan dapat menjadi indikator bahwa produk telah melalui proses verifikasi yang sesuai dengan standar yang berlaku.
Sebagai contoh, ChompChomp telah dinyatakan halal secara resmi oleh BPJPH dan Komisi Fatwa MUI, sehingga dapat dikonsumsi dengan lebih tenang dan nyaman.
3. Perhatikan Jenis Gelatin yang Digunakan
Gelatin merupakan salah satu bahan utama dalam pembuatan marshmallow karena berperan dalam membentuk tekstur kenyal dan stabil. Gelatin dapat berasal dari berbagai sumber, seperti sapi, babi, atau ikan.
Untuk memastikan kehalalan produk, penting memilih marshmallow yang menggunakan gelatin sapi halal dan diproses sesuai standar halal, seperti yang diterapkan pada produk ChompChomp.
4. Beli dari Sumber Terpercaya
Kamu sebaiknya membeli marshmallow dari toko resmi atau distributor dengan reputasi yang jelas. Langkah ini penting untuk memastikan produk tersimpan dengan baik, masih dalam masa kedaluwarsa, serta memenuhi standar keamanan pangan.
Sebagai contoh ChompChomp Marshmallow didistribusikan secara luas melalui jaringan penjualan yang terkontrol, mulai dari minimarket, supermarket, hingga toko dan warung di berbagai wilayah Indonesia. Dengan sistem distribusi yang jelas, kualitas dan keamanan produk tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen, sekaligus memudahkan kamu untuk menemukannya di sekitar tempat tinggal.
Dengan mengetahui komposisi marshmallow, tidak hanya akan memahami proses sains di balik kelezatannya, tetapi juga dapat menjadi konsumen yang lebih cermat dalam memilih produk yang tepat dan berkualitas bagi keluarga.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap kualitas dan kepercayaan konsumen, Marshmallow ChompChomp telah mengantongi sertifikat halal yang tercantum pada kemasan dan dapat diverifikasi melalui kanal resmi penelusuran produk halal.
Terkait informasi yang sempat beredar sebelumnya, BPJPH telah memberikan klarifikasi bahwa batch produk yang dimaksud dinyatakan halal. Klarifikasi ini juga diperkuat melalui verifikasi ulang oleh Komisi Fatwa MUI, dengan hasil yang menunjukkan tidak terdeteksi DNA maupun peptida porcine.
Dengan memahami komposisi marshmallow secara menyeluruh, kamu tidak hanya mengenal proses di balik tekstur dan rasanya yang khas, tetapi juga dapat menjadi konsumen yang lebih cermat dalam memilih produk yang aman, berkualitas, dan sesuai untuk dinikmati bersama keluarga.
Referensi:
- Ahmed, Hafiz M. 2024. Are Marshmallows Halal? https://www.halaltimes.com/are-marshmallows-halal. (Diakses 19 Desember 2025).
- Boerner, Leigh Krietsch. 2021. What’s In Marshmallows, and How Do the Ingredients Work Together to Make Ooey-Gooey Treats? https://cen.acs.org/food/food-science/s-marshmallows-ingredients-work-together/99/web/2021/04. (Diakses pada 19 Desember 2025).
- De Pierto, MaryAnn. 2024. What Is Gelatin Made Of, And Is It Good for You? https://www.medicalnewstoday.com/articles/319124. (Diakses pada 19 Desember 2025).
- Dinda. 2025. Bagaimana Kehalalan Marshmallow? Ini Penjelasannya. https://ihatec.com/bagaimana-kehalalan-marshmallow/. (Diakses pada 19 Desember 2025).
- Fret, Malia. 2024. Marshmallow Nutrition Facts. https://www.verywellfit.com/marshmallow-nutrition-facts-calories-carbs-and-health-benefits-4178459. (Diakses pada 19 Desember 2025).
- Timesofindia. 2021. The story of Marshmallow, Its Uses and Easy Homemade Recipe. https://timesofindia.indiatimes.com/life-style/food-news/the-story-of-marshmallow-its-uses-and-easy-homemade-recipe/photostory/84314451.cms. (Diakses pada 19 Desember 2025).
- Whelan, Corey. 2018. Are Marshmallows Gluten-Free? https://www.healthline.com/health/are-marsh-mallows-gluten-free. (Diakses pada 19 Desember 2025).
- https://isithalal.food/food/marshmallows





Leave a reply